Dear Kunkun,
kamu udah dengar kan soal analogi tangga? semoga aja udah.
setelah berhari-hari membanggakan analogi tangga itu. Nggak tau kemaren, nggak tau tadi, nggak tau kapan, aku nyadar. serasa ada yang aneh dengan analogi tangga.
Kamu tau apa Kun,
Rasa-rasanya analogi tangga udah nggak berlaku. Kenapa ya kun? kamu tau? biasanya kan kamu selalu tau meskipun aku sendiri nggak tau.
Tampilkan postingan dengan label my incredible story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my incredible story. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 April 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Analogi Tangga
"Temen yang aku sampai bingung mau tak sebut apa" mancing aku masuk pembicaraan yang biasanya aku hindari. ya sebenarnya Tidak bisa dibilang mancing. Yah, mungkin semacam.
Dia tanya kira-kira seperti ini : "Kamu ke Kunkun itu gimana se?"
Biasanya aku nggak suka bahasan itu. Ayolah, tanpa dia tanya, dia udah tau jawabanku apa. jadi menurutku itu Needless to say banget.
Tapi hari itu aku cuma diem pas dia tanya. Bukan karena nggak mau jawab. Bukan karena aku mikir jawabnya apa. Tapi karena aku menyadari sesuatu yang sama sekali nggak pernah terpikir.
Mungkin aku terlalu terbiasa dengan perasaan "begitulah-kalian tau sendiri" pada kunkun, sampai aku sendiri telat menyadari kalau perasaan "begitulah-kalian tau sendiri" itu sudah berbeda.
Tika Answered : "Semisal ada sebuah tangga dengan tiga anak tangga. berarti selama ini aku udah berada di tangga ketiga. Tapi sekarang, satu kakiku memang masih di anak tangga ketiga. tapi kakiku yang lain sudah melayang antara anak tangga ketiga dan kedua."
Dia tanya kira-kira seperti ini : "Kamu ke Kunkun itu gimana se?"
Biasanya aku nggak suka bahasan itu. Ayolah, tanpa dia tanya, dia udah tau jawabanku apa. jadi menurutku itu Needless to say banget.
Tapi hari itu aku cuma diem pas dia tanya. Bukan karena nggak mau jawab. Bukan karena aku mikir jawabnya apa. Tapi karena aku menyadari sesuatu yang sama sekali nggak pernah terpikir.
Mungkin aku terlalu terbiasa dengan perasaan "begitulah-kalian tau sendiri" pada kunkun, sampai aku sendiri telat menyadari kalau perasaan "begitulah-kalian tau sendiri" itu sudah berbeda.
Tika Answered : "Semisal ada sebuah tangga dengan tiga anak tangga. berarti selama ini aku udah berada di tangga ketiga. Tapi sekarang, satu kakiku memang masih di anak tangga ketiga. tapi kakiku yang lain sudah melayang antara anak tangga ketiga dan kedua."
Sabtu, 03 Maret 2012
Ovi said
Tiba-tiba Ovi bilang : "Kunkun itu beruntung disukai orang kayak kamu"
Aku jawab : "Bukan vi, aku yang beruntung soalnya suka dia"
Ovi jawab lagi : berarti sama-sama beruntung.
percakapan singkat sama ovi tadi, kata-kata simple ovi tadi, memang sederhana banget. Tapi juga berarti Banget.
Ovi bikin aku sadar, aku lho udah siap turun tangga. aku siap menghadapi apapun itu, mau hujan mau apa. aku nggak akan lari dari hujan, kalau memang hujan datang berarti aku harus jalan hati-hati. kalau memang tetap Kepelesat, ya trus kenapa? Fine.
Karena beruntung itu lebih dari cukup bagiku. Dan semoga cukup bagi Kunkun
Aku jawab : "Bukan vi, aku yang beruntung soalnya suka dia"
Ovi jawab lagi : berarti sama-sama beruntung.
percakapan singkat sama ovi tadi, kata-kata simple ovi tadi, memang sederhana banget. Tapi juga berarti Banget.
Ovi bikin aku sadar, aku lho udah siap turun tangga. aku siap menghadapi apapun itu, mau hujan mau apa. aku nggak akan lari dari hujan, kalau memang hujan datang berarti aku harus jalan hati-hati. kalau memang tetap Kepelesat, ya trus kenapa? Fine.
Karena beruntung itu lebih dari cukup bagiku. Dan semoga cukup bagi Kunkun
Jumat, 11 November 2011
Everything For Drama
Cerita sebenarnya panjaaaaaaang banget. Intinya, kelas 11 ipa ada tugas sekaligus agenda agung tahunan yaitu DRAMA. udah dari kurang lebih satu bulan lalu dari pembagian kelompok drama. saya sudah lupa kapan persisnya, pokoknya pagi itu hari selasa, Atas keputusan bersama akhirnya dari 35 siswa XI IPA 4, akan di bagi menjadi 3 kelompok. kelompok satu dan tiga terdiri dari masing-masing 12 personil. sedangkan kelompok dua harus legowo cuma dapet 11 personil. dan karena takdir yang sekarang saya pastikan itu sebuah keberuntungan, saya masuk kelompok 2. kenapa saya berani bilang ini keberuntungan, karena teman satu kelompokku keren abis. tau siapa? entar aja deh tak sebutinnya.
Selasa, 04 Oktober 2011
radar canggih tak terdefinisi II
radar canggih tak terdefinisi . kalian pernah dengar sebelumnya?
saya sempat membahas tentang radar canggih tak terdefinisi sebelumnya (read : posting radar canggih tak terdefinisi I).
mungkin pembahasan tentang radar aneh ini hampir sama dengan radar canggih tak terdefinisi yang sebelumnya. hanya saja mungkin ada sedikit perbedaan dalam cara kerjanya. jadi, untuk klasifikasi, kita sebut saja radar canggih tak terdefinisi II
mungkin kalian belum mengenal istilah radar canggih tak terdefinisi , tapi aku yakin kalian semua pernah merasakannya. dan kalian punya istilah masing-masing untuk mendefinisikannya.
saya sempat membahas tentang radar canggih tak terdefinisi sebelumnya (read : posting radar canggih tak terdefinisi I).
mungkin pembahasan tentang radar aneh ini hampir sama dengan radar canggih tak terdefinisi yang sebelumnya. hanya saja mungkin ada sedikit perbedaan dalam cara kerjanya. jadi, untuk klasifikasi, kita sebut saja radar canggih tak terdefinisi II
mungkin kalian belum mengenal istilah radar canggih tak terdefinisi , tapi aku yakin kalian semua pernah merasakannya. dan kalian punya istilah masing-masing untuk mendefinisikannya.
radar canggih tak terdifinisi I
"Apa yang saat ini paling pengen kamu punya?", temen yang lagi minggat sempat tanya ini ke aku dulu. dulu sekali.
saat itu, aku nggak terlalu antusias sama pertanyaan aneh itu. asal saja aku menjawab,
"aku pengen punya uang buat jalan-jalan ke jepang. main salju.", dia cuma senyum sekilas. ciri khasnya.
Saat itu, aku nggak nanya balik ke dia, kenapa dia tanya gitu? bahkan, dia sendiri pengen apa saat itu. aku nggak kepikiran. dan sampai sekarang, aku nggak sempat tanya.
suatu hari di tahun ini setelah lama pertanyaan itu hilang dari ingatanku, tiba-tiba otakku keinget pertanyaan itu. aku jadi penasaran, kira-kira apa ya yang orang-orang pengeni? apa ada yang sama kayak aku?
saat itu, aku nggak terlalu antusias sama pertanyaan aneh itu. asal saja aku menjawab,
"aku pengen punya uang buat jalan-jalan ke jepang. main salju.", dia cuma senyum sekilas. ciri khasnya.
Saat itu, aku nggak nanya balik ke dia, kenapa dia tanya gitu? bahkan, dia sendiri pengen apa saat itu. aku nggak kepikiran. dan sampai sekarang, aku nggak sempat tanya.
suatu hari di tahun ini setelah lama pertanyaan itu hilang dari ingatanku, tiba-tiba otakku keinget pertanyaan itu. aku jadi penasaran, kira-kira apa ya yang orang-orang pengeni? apa ada yang sama kayak aku?
Rabu, 21 September 2011
kunkun
Emm... mau cerita dikit ya?
bukan cerita sih sebenarnya, apa ya namanya?
mau sedikit bahas tentang 'Dia' dulu.
ya tetep aja namanya cerita sih.
ya pokoknya aku mau ngomongin dia. Tanpa aku sebut namanya, aku rasa semua juga tau siapa dia. aku udah keseringan nyebut namanya di kelas.
Aku juga tiap hari ngomongin dia di facebook dan twitter. sekarang blog juga pula. haduh aku kayak maniak.
Tapi kali ini, aku kasih nama buat dia. kunkun. soalnya dia takut sama kuntilanak. ada lagi sih nama yang lebih spektakuler. karna dia udah pergi jauh dan nggak pamit. maka kita panggil saja dia 'Teman lagi minggat'
bukan cerita sih sebenarnya, apa ya namanya?
mau sedikit bahas tentang 'Dia' dulu.
ya tetep aja namanya cerita sih.
ya pokoknya aku mau ngomongin dia. Tanpa aku sebut namanya, aku rasa semua juga tau siapa dia. aku udah keseringan nyebut namanya di kelas.
Aku juga tiap hari ngomongin dia di facebook dan twitter. sekarang blog juga pula. haduh aku kayak maniak.
Tapi kali ini, aku kasih nama buat dia. kunkun. soalnya dia takut sama kuntilanak. ada lagi sih nama yang lebih spektakuler. karna dia udah pergi jauh dan nggak pamit. maka kita panggil saja dia 'Teman lagi minggat'
Langganan:
Postingan (Atom)